DPW PROPAMI Surabaya Raya Fokus Bangun Profesional Investasi Masa Depan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : PROPAMI Surabaya Raya resmi dilantik, membuka jalan lahirnya profesional pasar modal baru melalui edukasi, kolaborasi, dan penguatan kompetensi investasi nasional. (doc.PROPAMI)

Foto : PROPAMI Surabaya Raya resmi dilantik, membuka jalan lahirnya profesional pasar modal baru melalui edukasi, kolaborasi, dan penguatan kompetensi investasi nasional. (doc.PROPAMI)

PERKUMPULAN Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menegaskan komitmennya mendukung langkah reformasi struktural pasar modal nasional sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia industri melalui pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PROPAMI Surabaya Raya serta penyelenggaraan Program Pendidikan Berkelanjutan bagi pelaku dan calon profesional pasar modal, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium G6 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya itu menjadi bagian dari strategi PROPAMI memperluas jaringan profesional pasar modal di daerah sekaligus meningkatkan literasi serta kompetensi tenaga kerja di sektor keuangan modern yang terus berkembang.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan dukungan PROPAMI terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan delapan rencana aksi strategis guna memperbaiki struktur pasar modal Indonesia, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, serta memulihkan kepercayaan investor domestik dan global.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum PROPAMI, NS. Aji Martono, menilai pasar modal Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar, termasuk ketimpangan likuiditas saham, keterbukaan kepemilikan yang belum optimal, hingga penegakan aturan yang perlu diperkuat secara konsisten. Menurutnya, pembenahan tersebut tidak hanya membutuhkan regulasi yang kuat, tetapi juga sumber daya manusia profesional yang kompeten dan berintegritas.

“Pasar modal kini menjadi pilar penting pembiayaan ekonomi nasional. Agar mampu bersaing secara regional, kita membutuhkan profesional yang memahami etika, regulasi, serta dinamika pasar secara komprehensif,” ujarnya dalam sambutan pelantikan.

PROPAMI sendiri mendorong implementasi delapan agenda strategis yang mencakup penguatan likuiditas melalui kebijakan peningkatan porsi saham publik atau free float, transparansi kepemilikan saham melalui keterbukaan Ultimate Beneficial Ownership (UBO), serta penguatan data kepemilikan investor oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) agar lebih transparan dan reliabel.

Selain itu, agenda reformasi juga mencakup penguatan tata kelola bursa melalui demutualisasi, penegakan hukum dan sanksi yang konsisten terhadap pelanggaran pasar, serta peningkatan standar tata kelola perusahaan terbuka, termasuk pendidikan dan sertifikasi profesi bagi manajemen serta penyusun laporan keuangan.

Dari sisi pengembangan pasar, PROPAMI mendorong pendalaman pasar secara terintegrasi, baik dari sisi penawaran, permintaan, maupun infrastruktur pendukung, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, regulator, pelaku industri, dan asosiasi profesi guna mendorong reformasi pasar secara berkelanjutan.

Sejalan dengan agenda tersebut, pelantikan DPW PROPAMI Surabaya Raya menjadi langkah penting untuk memperluas ekosistem profesional pasar modal di wilayah Jawa Timur. Kehadiran organisasi profesi di tingkat daerah diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku industri, dan regulator.

Ketua I PROPAMI Bidang Pendidikan, Literasi, dan Digitalisasi, Haryadi Ramelan, menekankan bahwa pertumbuhan jumlah investor domestik harus diimbangi pemahaman investasi yang sehat agar pasar berkembang secara berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital memang mempermudah akses investasi, tetapi tanpa edukasi yang memadai, investor pemula berisiko mengambil keputusan berdasarkan tren jangka pendek yang berpotensi merugikan.

Dalam sesi pendidikan berkelanjutan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai roadmap karier di industri pasar modal, etika profesi, prosedur sertifikasi dan perizinan, hingga teknik analisis fundamental dan teknikal sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Materi juga membahas pendekatan behaviour finance guna memahami faktor psikologis investor yang mempengaruhi pergerakan pasar.

Bendahara Umum PROPAMI, Dr. Titis Sosro Triraharjo, menilai kampus memiliki peran strategis dalam mencetak talenta muda yang siap memasuki industri keuangan modern. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku industri perlu diperluas agar mahasiswa memperoleh gambaran nyata peluang karier di sektor pasar modal.

Antusiasme peserta, terutama mahasiswa, menunjukkan meningkatnya minat generasi muda terhadap dunia investasi dan profesi keuangan. Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan memperlihatkan ketertarikan peserta untuk memahami jalur karier, sertifikasi, serta peluang kerja di industri pasar modal.

Bagi PROPAMI, penguatan organisasi di daerah bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun komunitas profesional pasar modal nasional. Dengan semakin banyaknya tenaga profesional yang tersertifikasi, diharapkan industri pasar modal Indonesia mampu menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang lebih kuat dan terpercaya.

Adapun susunan pengurus DPW PROPAMI Surabaya Raya periode terbaru yang resmi dilantik adalah sebagai berikut:

Pembina Wilayah :
1. Ali Hasan
2. Wahyudi Maksum

Pengurus :
* Ketua: Dini Safitri
* Sekretaris: Erny Sri Andayani, SE
* Bendahara: Adi Firmansyah Alam

Kepengurusan baru ini diharapkan segera merumuskan agenda strategis organisasi, termasuk memperkuat sinergi dengan regulator, pelaku pasar, akademisi, serta investor guna mendorong pasar modal Indonesia menjadi semakin transparan, likuid, dan berdaya saing global, khususnya di kawasan Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Ke depan, PROPAMI berencana memperluas program pendidikan berkelanjutan ke berbagai kota agar akses literasi dan peluang karier pasar modal semakin merata. Organisasi profesi tersebut menilai bahwa integritas, kompetensi, serta etika profesional menjadi fondasi utama bagi terciptanya pasar modal yang kredibel dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.****

Berita Terkait

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia
Investor Hati-hati, Sentimen Pasar Modal Indonesia Terkoreksi
Data BPS Ungkap Produksi Padi 53,87 Juta Ton Tahun Ini
QR Code Pertalite Picu Pergeseran Konsumsi BBM ke Non-Subsidi
Produksi Gula RI Naik, Tantangan Serapan Dan Harga Masih Mengintai
WTP 2024 untuk Kementan, DPR: Stabilitas Pangan & Petani Prioritas
Wakil Mentan Sudaryomo Kunjungi ‘Markas Satria Baja Hitam’ di Tengah Lahan Sawah Karawang
Harga Beras Dunia Anjlok: Thailand, Vietnam, dan Kamboja Ketar-ketir, Indonesia Cetak Rekor Produksi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:00 WIB

DPW PROPAMI Surabaya Raya Fokus Bangun Profesional Investasi Masa Depan

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:45 WIB

PR Newswire Gandeng PSPI Perluas Jangkauan Distribusi Press Release ke Kanal Berita Indonesia

Sabtu, 13 September 2025 - 18:26 WIB

Investor Hati-hati, Sentimen Pasar Modal Indonesia Terkoreksi

Sabtu, 6 September 2025 - 06:00 WIB

Data BPS Ungkap Produksi Padi 53,87 Juta Ton Tahun Ini

Kamis, 4 September 2025 - 11:20 WIB

QR Code Pertalite Picu Pergeseran Konsumsi BBM ke Non-Subsidi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB